| Investor Dubai Lebih Tertarik Pada Charlton |
Setelah sempat diisukan akan membeli klub Newcastle United atau bahkan Liverpool sebelumnya, perusahaan investasi milik Dubai, Zabeel Investments, kini malah dikabarkan melirik Charlton Athletic, klub liga Championship (divisi 1) Inggris. Hal ini dapat dibaca langsung pernyataan resmi klub Charlton di situs resminya, bahwa " Pihak Direksi PLC Charlton (PLC: Public Limited Company) mengakui klub telah ditawari oleh Zabeel Investments dengan 'sejumlah' uang. Jika penawaran ini telah sampai pada taraf penawaran resmi maka pihak direksi utama klub akan menyarankan pemegang saham agar menerima tawaran tersebut." Sebetulnya apakah yang menarik dari Charlton Athletic, yang notabene hanya klub divisi lapisan kedua Inggris ? Sepertinya basis klub yang bertempat di London itulah yang menjadi magnet terkuat investor asing sebesar Dubai yang dimiliki oleh Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum. Kota megapolitan seperti London dipandang Dubai akan lebih menghadirkan potensi keuntungan lebih di masa mendatang. Ini sebenarnya juga bukan untuk pertama kalinya Charlton, dikabarkan akan dibeli investor asing, tahun lalu pun mereka sempat ditawar oleh grup gabungan pengusaha dari Timur Tengah dan Eropa. Kala itu, jumlah 50 juta pound uang yang ditawarkan grup tersebut ditolak mentah-mentah pihak direksi Charlton. Jadi berapakah kira-kira jumlah uang yang bisa meluluhkan hati mereka sekarang ? Maraknya pembelian klub-klub liga Inggris oleh investor asing mempunyai hasil cerita yang berbeda-beda antara tiap klub tersebut. Chelsea adalah contoh terbaik betapa masuknya investasi dari Roman Abramovich membawa hasil positif bagi klub. Namun Liverpool adalah salah satu contoh kebalikannya, masuknya duo investor Amerika, George Gillet dan Tom Hicks, justru membawa masalah karena ternyata tidak ada komitmen dari duo tersebut untuk memajukan klub, yang ironisnya baru tampak jelas setelah mereka berhasil mengambil alih klub. Inilah yang membuat suporter Liverpool berkeinginan membeli klub mereka sendiri dari tangan Hicks dan Gillet. Tapi investor dalam negeri pun tidak menjamin nasib baik bakal menaungi klub, Newcastle sendiri yang notabene dibeli oleh pengusaha lokal, Mike Ashley, malah nasibnya lebih buruk, klub bagaikan dijadikan barang dagangan. Baru beberapa bulan membeli Newcastle, ia kini sudah merencanakan profit berpuluh-puluh juta pound dengan menjual klub kembali. Jadi apakah Charlton yang sekarang ditukangi Alan Pardew akan menjadi salah satu kekuatan baru lagi di liga Inggris jika jadi dibeli oleh Dubai pada nantinya ? Hanya waktu yang mampu menjawabnya. |
Comments